in

Sejauh Mana Peran Komisi Yudisial Dalam Peningkatan Integritas Hakim?

Bidkum Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Sosialisasi Hukum dengan tema “Peranan Komisi Yudisial Dalam Membangun Sistem Peradilan Yang Baik Di Indonesia”. Pelaksanaannya dilakukan pada 5 Agustus 2019 lalu di Ruang Rapat Lantai 20 Gedung Promoter Bidkum Polda Metro Jaya.

Tujuan dari pelaksanaan acara tersebut adalah, untuk memberikan gambaran tentang hasil yang dicapai dalam pelaksanaan kegiatan tersebut tidak lain untuk menambah informasi terbaik kepada jajaran Anggota Polda Metro yang mengikuti event tersebut.

Kasubbid Sunluhkum Bidkum Polda Metro Jaya AKBP Nurdin Sembiring, S.Sos., MAB., membuka acara tersebut. Ia mengatakan, tema yang diangkat tersebut untuk mengetahui sejauh mana peran Komisi Yudisial (KY) di bidang pencegahan melalui Peningkatan Integritas Hakim (PPIH).

“Tema ini penting untuk diketahui anggota, sejauh mana peran KY dalam bidang pencegahan untuk peningkatan integritas hakim. Bagaimana pun juga, hakim berperan penting dalam memvonis sebuah perkara, terutama dipandang dalam sudut keadilan,” tandas Nurdin Sihombing dalam kesempatan tersebut.

Aparat penegak hukum terkait (Jaksa, Pengacara, Polisi dan Hakim) dan seluruh elemen masyarakat disuatu tempat dalam hal ini aparat kelurahan, bapak, ibu rumah tangga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dll, sangat berperan juga dalam memberi keamanan dan kenyaman pada orang-orang terdekatnya dan memberi pemahaman hukum.

“Tujuan ini agar penyuluhan PPIH bagi aparat penegak hukum bertujuan untuk memberikan
pemahaman tentang perlunya institusi peradilan yang mandiri, professional dan bebas dari intervensi,” kata Nurdin Sembiring.

“Penyuluhan PPIH bagi masyarakat bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tugas dan wewenang KY serta mendorong masyarakat untuk turut serta menjaga kemandirian apparat, penegak hukum, terhadap perbuatan yang dipandang dapat merendahkan kehormatan dan keluhuran martabat hakim,” sambungnya.

Written by jesaya siahaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Permohonan Praperadilan Kivlan Zein Ditolak

SOSIAL MEDIA